Pages

Sabtu, 26 Maret 2011

Jangan Tinggalkan Sarapan

Sarapan atau breakfast berarti berbuka puasa setelah malam hari kita tidak makan. Karena itu, sarapan adalah saat makan paling penting dalam sehari. Sayangnya, sarapan seringkali diabaikan oleh banyak orang. Padahal, pengabaian itu dapat berakibat serius terhadap kesehatan kita. Makanlah secara benar dengan energi ang cukup untuk memulai hari Anda. Manfaat sarapan adalah meningkatkan kemampuan otak, menjaga tubuh tetap langsing dan meningkatkan semangat atau suasana hati kita.
Sarapan memang membantu mengendalikan masalah kenaikan berat badan dan kegemukan bagi setiap orang. Sejumlah studi menunjukkan bahwa kebanyakan orang sukses mempertahankan berat badan hanya dengan membiasakan sarapan setiap harinya.
Makanan yang Anda pilih sebagai sarapan membuat perbedaan cukup besar bagi kesehatan tubuh. Banyak mengonsumsi sayuran dan buah-buahan saat sarapan, misalnya, dapat menurunkan risiko kanker.
Setelah berpuasa sepanjang malam, sarapan akan membantu memulihkan energi yang hilang selama tidur. Jika Anda memilih makanan yang menyehatkan, makanan yang lambat dibakar, seperti buah dan kacang-kacangan, Anda akan dapat mengendalikan rasa lapar hingga jam makan siang datang. Dampak positif lainnya adalah Anda juga dapat menghindari makan yang berlebihan saat jam makan siang berdentang.
Sejumlah studi menunjukkan bahwa orang yang lebih suka mengabaikan sarapan dan membayarnya sekaligus pas makan siang, biasanya justru tidak sehat. Kenapa? Perut kosong kadang ‘memaksa’ orang untuk mengonsumsi makanan berkadar lemak dan berkalori tinggi.
Apalagi keuntungan sarapan? Menurut The American Institute for Cancer Research, membiasakan diri untuk sarapan dapat meningkatkan metabolisme atau laju pembakaran kalori. Akibatnya, tubuh akan lebih berenergi dan mengendalikan berat badan dengan lebih mudah.
Perhatikan makanan yang Anda makan saat sarapan, jangan asal kenyang saja. Mengonsumsi makanan denga kadar gula tinggi tidaklah disarankan. Kenapa? Tak lain makanan dan minuman mengandung kadar gula tinggi akan membuat energi melonjak sesaat kemudian anjlok ke level terendah. Akibatnya, Anda cepat lapar dan haus lagi, meskipun sudah sarapan.
Jadi sarapan apa yang menyehatkan? Pilihlah sereal dengan kandungan gula rendah dan buah segar. Mengkonsumsi makanan tersebut akan memberi energi lebih lama bagi tubuh Anda. Pastikan bahwa sarapan Anda berefek baik bagi tubuh, bukan semata-mata hanya mengenyangkan saja.

Sabtu, 19 Maret 2011

Surat dari Ibu …

Surat ini mungkin pernah, sedang atau akan ditulis oleh Ibu kalian. Mungkin ia akan memberikannya kepadamu suatu hari nanti, ketika saatnya tepat. Namun walaupun Ibumu tidak pernah menulis ini, yakinlah di dalam lubuk hatinya yang terdalam Ibu kita sudah mengukirnya sejak kamu lahir ke dunia ini..


Kepada Ananda yang Ibu cintai sepenuh hati
Buah hatiku .

Assalamualaikum warohmatullaahi wabarokatuh
Bagaimana kabarmu sayang? Ibu harap ananda selalu dalam lindungan Allah. Ibu terpaksa menulis ini? karena ibu tidak tahu sampai kapan umur ibu untuk bisa melihat ananda lagi. Ibu takut jika ibu tidak sempat menyampaikan ini kepada Ananda.

Sayang?.ingin rasanya Ibu ikut mengikuti kemana kamu pergi dan mencari ilmu. Wajah ananda selalu muncul di mimpi Ibu. Tapi niat Ibu itu selalu Ibu kubur dalam-dalam. Hanya satu alasan Ibu sayang?. Ibu ingin anak Ibu bisa mandiri ?..Ibu ingin anak Ibu bisa merenungi kesendirian tanpa kehadiran Ibu disamping ananda.
Anakku yang Ibu sayangi??.Ibu bangga dengan Ananda. Ananda telah berusaha menjadi anak yang sholeh seperti yang bunda harapkan. Sungguh senaaaa?ng sekali hati Ibu ini. Sebagaimana yang Ibu harapkan ketika Ibu berjuang dengan susah payah melahirkan ananda…
Ketika wajah lucu ananda yang mungil baru muncul di dunia ini, hanya satu do?a Ibu saat itu? ?Duhai Allah? Engkaulah yang menggenggam takdir anakku ini. Aku mohon ya Allah jadikan anak yang ada dihadapanku sebagai anak yang sholeh?. Jadikanlah ia anak yang bisa membahagiakanku kelak dihadapan-Mu ya Allah?. Jadikanlah ia anak yang dapat membuatku bangga kelak di hadapan-Mu ya Allah. Pertemukan kami kelak di surgaMu ya Allah . Jangan Engkau pisahkan kami ya Allah. Jangan Kau biarkan aku memasuki surga-Mu tanpa anak ini disampingku?.
Sampai sekarang Ibu selalu ulang doa Ibu itu. Ibu sangat berharap doa Ibu itu menjadi kenyataan. Dan sekarang Ibu mulai yakin bahwa anak Ibu adalah anak yang shaleh. Sungguh bahagiaaaa ..sekali hati Ibu ini.
Anak-ku yang sholeh?..Ibu tidak tahu berapa lama lagi Ibu diberi kepanjangan umur oleh Allah . Ibu merasa sudah tua. Ibu merasa malaikat maut tidak lama lagi akan datang menjemput Ibu. Mungkin surat ini surat terakhir Ibu untuk ananda. Mungkin ketika ananda pulang, Ibu sudah tidak ada lagi di rumah. Maafkan Ibu ya sayang?.kalau selama ini Ibu banyak salah sama ananda. Maafkan Ibu kalau Ibu sering marah dengan ananda. Nyuruh ananda mengaji, belajar, puasa, sholat yang mungkin ananda merasa nggak suka. Jangan dendam pada Ibu ya sayang. Bantu Ibu dengan do?a-do?amu ya sayang. Hanya do?a ikhlas yang Ibu harapkan dari ananda. Hanya do?a ananda, amal jariyah dan kerja dakwah Ibu selama ini yang dapat meringankan beban Ibu di hadapan Allah kelak.
Ananda tersayang?.Ibu titip? rawat Ayah dengan baik ya sayang. Sayangi beliau sebagaimana ananda menyayangi Ibu selama ini. Ayah sudah bekerja keras supaya ananda bisa sekolah seperti teman-teman yang lain. Buat lah Ayah bahagia dengan keshalehan dan budi pekerti yang baik. Jangan sakiti hatinya sedikitpun ya sayang?
Salam rindu dan sayang selalu?
Wassalamu ?alaikum warahmatulLaahi wabarakaatuh

Dari Ibumu




Wujudkan segera cintamu kepada orang tua, dengan selalu mendoakannya…

Kamis, 17 Maret 2011

Strategi Menahan Marah

Dalam kisah Ramayana, Rahwana atau Dasamuka merupakan raja yang bijak dengan sepuluh kepala di pundaknya. Meskipun demikian keberhasilan-keberhasilannya telah membunuh kerendahan hatinya dan membunuh sejumlah besar kebajikannya. Karena murkanya, ia membuat kekeliruan yang menyebabkan kerugian yang tak terhingga bagi dirinya dan yang dekat darinya serta yang dicintainya. Kemarahan dapat mengalahkan kebijakan dari Rahwana, yang berakhir pada pertempuran yang menewaskan banyak rakyatnya dan dirinya sendiri. Andaikan Rahwana mau menahan marahnya dan mendatangi Rama untuk mendengar cerita dari sisi Rama, niscaya pertumpahan darah itu tidak akan terjadi. Tetapi Rahwana tidak melakukan hal itu, karena merasa ia merasa lebih sakti, pasukannya lebih kuat dan persenjataannya lebih lengkap, maka ia mengumbar kemarahannya.. Sebaliknya Rama merupakan raja yang mampu menahan amarahnya, meskipun hanya dibantu pasukan kera dengan persejantaan yang terbatas. .
Menurut Promod Batra dalam bukunya Born To Win, menganjurkan untuk belajar dari sebatang korek api yang sederhana. Korek api mempunyai kepala, tidak punya otak. Oleh karena itu setiap gesekan kecil, sang korek api langsung terbakar. Kita mempunyai kepala, tetapi kita juga punya otak. Kita tidak perlu kebakaran jenggot hanya karena gesekan kecil. Dengan menggunakan otak, kita dapat membantu mengurangi kemarahan dan menjadi bebas stres. Karena untuk setiap 10 menit kemarahan, kita kehilangan 600 detik kebahagiaan. Dari Abu Darda’, “Aku berkata : Ya Rasulullah, tunjukkan kepadaku suatu amalan yang memasukkan aku ke dalam surga”. Rasulullah bersabda “Jangan marah, kamu akan masuk surga.”